Handle Rem Motor Terasa Blong? Ternyata Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya
Handle rem motor terasa blong adalah salah satu masalah yang sering dialami pengendara, baik motor matic, bebek, maupun sport. Kondisi ini jelas berbahaya karena rem merupakan komponen utama keselamatan. Sayangnya, masih banyak pengendara yang mengabaikan gejala awal rem blong dan baru sadar setelah hampir terjadi kecelakaan.
Lalu, apa sebenarnya penyebab handle rem motor terasa blong? Apakah masih aman digunakan? Dan bagaimana cara mengatasinya? Simak pembahasan lengkap berikut ini.
Apa yang Dimaksud Handle Rem Motor Terasa Blong?
Handle rem motor terasa blong adalah kondisi ketika tuas rem ditekan tetapi tidak menghasilkan daya pengereman yang optimal. Biasanya ditandai dengan handle yang terasa terlalu ringan, ditekan terlalu dalam, atau bahkan mentok namun motor tetap sulit berhenti.
Masalah ini paling sering terjadi pada sistem rem hidrolik (rem cakram), terutama rem depan.
Ciri-Ciri Rem Motor Mulai Blong
Sebelum benar-benar blong total, biasanya ada tanda-tanda awal, seperti:
- Handle rem terasa lebih ringan dari biasanya
- Rem harus ditekan lebih dalam agar motor berhenti
- Daya pengereman menurun
- Rem terasa “ngempos”
- Ada kebocoran minyak rem di sekitar roda atau master rem
Jika tanda-tanda ini muncul, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan.
Penyebab Handle Rem Motor Terasa Blong
1. Minyak Rem Berkurang atau Habis
Minyak rem berfungsi sebagai media penghantar tekanan dari handle ke kaliper. Jika volumenya berkurang, tekanan tidak bisa tersalur maksimal.
Penyebab minyak rem berkurang:
- Kebocoran selang rem
- Seal master rem aus
- Seal kaliper rusak
Minyak rem yang jarang diganti juga bisa menyerap uap air dan menurunkan performa pengereman.
2. Udara Masuk ke Sistem Rem
Masuknya udara ke sistem hidrolik membuat tekanan menjadi tidak solid. Inilah yang menyebabkan handle rem terasa empuk atau kosong saat ditekan.
Biasanya terjadi karena:
- Penggantian minyak rem tanpa bleeding
- Kebocoran kecil yang tidak disadari
3. Kampas Rem Sudah Aus
Kampas rem yang menipis akan membuat jarak antara kampas dan cakram semakin jauh. Akibatnya, tekanan rem tidak langsung bekerja dan handle terasa dalam.
Jika dibiarkan, bukan hanya rem yang blong, cakram juga bisa ikut rusak.
4. Selang Rem Mengembang
Pada motor yang sudah berumur, selang rem karet bisa mengembang saat ditekan. Tekanan minyak rem jadi tidak fokus ke kaliper, melainkan “hilang” di selang.
Gejala ini sering muncul saat:
- Motor sudah lama digunakan
- Rem terasa kurang pakem meski kampas masih tebal
5. Master Rem Bermasalah
Master rem memiliki seal yang berfungsi menjaga tekanan. Jika seal aus atau bocor, tekanan akan lolos secara internal sehingga rem terasa blong.
Ciri khasnya:
- Tidak ada kebocoran luar
- Handle tetap terasa dalam meski minyak rem penuh
6. Kaliper Rem Macet atau Kotor
Kaliper yang kotor atau piston macet tidak bisa menekan kampas rem secara maksimal. Akibatnya, meski handle ditekan, pengereman tetap lemah.
7. Cakram Rem Licin atau Terkena Oli
Cakram yang terkena oli, gemuk, atau cairan lain akan kehilangan daya gesek. Kampas rem jadi sulit mencengkeram cakram.
Hal ini sering terjadi setelah:
- Mencuci motor tanpa pengeringan yang benar
- Terkena pelumas rantai
Bahaya Mengendarai Motor dengan Rem Blong
Mengendarai motor dengan rem blong sangat berisiko karena:
- Jarak pengereman menjadi lebih panjang
- Sulit menghindari tabrakan mendadak
- Berbahaya saat jalan menurun atau licin
- Bisa menyebabkan kecelakaan fatal
Ingat, rem adalah sistem keselamatan utama, bukan sekadar komponen biasa.
Cara Mengatasi Handle Rem Motor Terasa Blong
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
1. Cek dan Ganti Minyak Rem
Pastikan minyak rem berada di level yang sesuai dan gunakan jenis minyak rem yang direkomendasikan pabrikan (DOT 3, DOT 4, dll).
2. Lakukan Bleeding Rem
Bleeding bertujuan mengeluarkan udara dari sistem hidrolik agar tekanan kembali optimal.
3. Ganti Kampas Rem
Jika kampas sudah tipis, segera ganti. Jangan menunggu sampai habis karena bisa merusak cakram.
4. Periksa Selang Rem
Jika selang sudah getas atau mengembang, sebaiknya diganti. Untuk performa lebih baik, bisa menggunakan selang braided.
5. Servis Master dan Kaliper Rem
Bersihkan kaliper, cek piston, dan ganti seal master rem jika diperlukan.
6. Bersihkan Cakram Rem
Gunakan cairan khusus pembersih rem untuk menghilangkan oli dan kotoran pada cakram.
Tips Agar Rem Motor Tidak Mudah Blong
- Ganti minyak rem setiap 1–2 tahun
- Lakukan servis rem secara rutin
- Hindari mencampur jenis minyak rem
- Jangan menyemprot pelumas ke area cakram
- Segera periksa rem jika terasa tidak normal
Kesimpulan
Handle rem motor terasa blong bukan masalah sepele dan bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari minyak rem, kampas aus, hingga kerusakan komponen rem. Dengan perawatan rutin dan pemeriksaan berkala, masalah ini bisa dicegah sejak dini.
Keselamatan berkendara dimulai dari rem yang sehat. Jangan tunda servis jika handle rem motor mulai terasa blong.